Cerita tentang kampusku🏫
Febri monica sari Damanik adalah nama lengkap ku, aku biasa di panggil dengan panggilan Febri, saat ini aku berkuliah di salah satu universitas swasta yang ada di Sumatera Utara di medan, dan aku di sini tentunya jadi anak rantau dan ngekost dan jauh juga dari keluarga ku.
Menjadi mahasiswi yang kuliah di salah satu kampus yang terbaik dan indah adalah keinginan ku sejak aku duduk di bangku SMA,aku sangat menginginkan dapat menikmati suasana lingkungan kampus,yang hijau, asri, dan sejuk di pandang mata
Sekarang aku menimba ilmu di kampus swasta yaitu universitas HKBP nomensen medan yang tidak kalah bagus dengan universitas lainnya. Kampus ku ini cukup indah, aku juga dapat menikmati suasana lingkungan kampus yang hijau, dan kampus ku ini bisa menjadi kampus yang kondusif untuk belajar. Sebagian mahasiswa/i dapat mengikuti kegiatan yang ada di kampus ku, dan lainnya ada yang duduk duduk sambil berbincang di bawah pohon yang rindang.
Kampus ku memiliki bangunan yang sangat unik, ya kenapa aku mengatakan sangat unik? Karena kampus ku memiliki perbedaan dengan kampus lain nya yaitu kampus ku memiliki bangunan yang tanpa di cat, mungkin kalau di lihat lihat kampus yang tanpa di cat di medan ini ya cuma kampus ku(menurutku),dibalik perbedaan nya kampus ku ini ada cerita yang ternyata memiliki nilai estetika yang tinggi dari setiap bangunan nya,bangunan yang tanpa di cat, dan bangunan yang terbuat dari batu bata yang bukan sembarangan batu bata biasa, intinya setiap bangunan yang ada di kampus ku memiliki makna. Dan kampus ku memiliki banyak fakultas juga loh, dan aku sendiri mengambil fakultas keguruan dan ilmu pendidikan tepat nya jurusan pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Sering kali ketika orang mengetahui jurusan ku ini di kiranya jurusan yang gampang hahaha nyata nya tidak segampang itu, kalau ditanya kenapa aku mengambil jurusan ini,terkadang aku spontan berkata "karna jaman sekarang orang orang tidak tau berbahasa Indonesia yang baik lagi melainkan amit kata bahasa binatang" Mereka terdiam begitu saja.
Pagi itu, aku sedang berjalan menuju kampus dan dibelai oleh angin yang berbisik dan sangat lembut,ku susuri jalan melalui tangga menuju kelas atas ku, dan sejenak aku melihat kebawah dari lantai atas sungguh indah dan nyaman melihat pemandangan, dan aku melihat ada beberapa mahasiswa/i yang sedang bercengkrama di beberapa tempat, dan ku lihat ada sepasang sejoli yang duduk di bawah pohon rindang dan bersantai di tempat yang telah di sediakan kampus. "Lucu sekali melihat seperti itu, aku juga pernah merasakan seperti itu ya walaupun perjalanan cintaku akhirnya kandas begitu saja aku sempat berpikir apakah aku bisa seperti itu lagi? "namun dengan segera kutepiskan fikiran itu dari kepalaku dan melanjutkan perjalananku ke ruang kelas. Aku terus melangkahkan kakiku tanpa henti sehingga aku sudah berada di dalam kelas.
Setelah perkuliahan selesai, aku diajak temanku untuk bermain di taman kampus. Kami berhenti di satu sudut taman dan duduk manis di tempat yang telah disediakan sambil menikmati makanan dan minuman yang kami beli dari kantin kampus ku.Kupandangi kesekeliling taman dan aku baru menyadari bahwa taman kampus di sore hari juga sangat indah tidak kalah dengan pagi hari, meski taman kampus kami terbilang tidak begitu lebar namun terasa hidup karena banyak pohon hijau dan ada beberapa tanaman bunga juga.
Tanpa kusadari hari sudah semakin sore, dan sebentar lagi beranjak malam. Kami belum juga bangkit dari tempat duduk kami sedari tadi, masih asyik menikmati pemandangan taman kampus dan bercengkrama dengan temanku. Aku jika sudah berbincang dengannya pasti lupa waktu seperti hari ini. Saat aku mengajak temanku ini untuk pulang, teman ku menahanku dan berkata "jangan pulang dulu, sebentar lagi lah ah sesekali nya kita gini".
Hari semakin gelap dan kulihat satpam mulai menyalakan lampu-lampu di sekitar kampus. Aku tak mengira pemandangan kampusku pada malam hari akan seindah ini. Aku takjub sekali, "indah dan meyegarkan mata sekali suasana kampus ku selama ini". Jalanan yang di hiasi dengan lampu penerangan yang berjejer bagaikan penerima tamu menyapa para pengguna jalan. Cahaya lampu yang indah menyatu dengan bagunan kampus. Aahh sungguh sangat indah sekali kampusku.
Komentar
Posting Komentar